ISTILAH golden age (masa emas), atau fase tumbuh kembang otak anak digunakan untuk menggambarkan betapa pentingnya masa tersebut. Pada masa emas, otak mengalami tumbuh kembang paling cepat dan paling kritis. Kebutuhan nutrisi untuk pertumbuhan dan stimulus motorik dan psikis untuk perkembangan pun harus dipenuhi. Jika tidak, tumbuh kembang otak anak tidak akan optimal.
Masa emas tumbuh kembang otak terbagi menjadi dua, yaitu fase dalam kandungan, sejak mulainya konsepsi sampai kelahiran, fase usia 0 sampai 2-3 tahun. Agar tumbuh kembang otak anak dapat optimal, ada dua hal penting yang dapat dilakukan. Yaitu, memenuhi kebutuhan gizi anak, dan, stimulus, baik stimulus motorik maupun psikis. Untuk itu, diperlukan pola asuh yang tepat untuk membentuk pola pikir, emosi, dan kepribadian anak.
Hanya saja dengan perkembangan zaman seperti saat ini, orangtua tidak lagi memiliki banyak waktu untuk mendidik anak. Karenanya, banyak orangtua yang merasa khawatir tidak bisa “membesarkan” anak secara optimal, sehingga mereka tidak dapat mengembangkan potensi anak-anak sepenuhnya.
Berlatarbelakang kondisi itu, susu pertumbuhan Frisian Flag 123/456 menyadari bahwa orangtua perlu mendapatkan informasi terkini dalam menerapkan pengasuhan terhadap anak-anak agar potensi mereka dapat berkembang optimal.
“Berbicara mengenai peran orangtua, memang multifungsi, tidak ada sekolah atau universitas untuk orangtua. Karena itu, sebaiknya orangtua harus sadar bahwa mereka harus proaktif, kritis menggali kemampuan. Smart Parents itu Smart Kids, semakin cerdas orangtua maka semakin bisa mempraktikkan kepada anaknya. Orangtua yang cerdas, anak juga cerdas,” tutur Niken Mahastuti, Brand Manager Frisian Flag 123/456 saat seminar “Orangtua Gali Potensi Anak pada Golden Age” di UpperRoom, Annex Building, Jakarta Pusat, Kamis (22/7/2010).
Sebagai mitra orangtua dalam pengasuhan anak balita, Susu Pertumbuhan Frisian Flag 123/456 secara konsisten kembali mengadakan Smart Parents Conference (SPC) yang merupakan wadah bagi orangtua mendapatkan bekal pengetahuan pengasuhan anak terkini untuk tumbuh kembang anak yang optimal.
Dengan mengusung tema “Gali Potensinya untuk Masa Depan Golden Years” yang optimal diadakan di tiga kota, yaitu Yogyakarta yang telah berlangsung pada 17-18 Juli di Jogya Expo dan diikuti sekitar 800 peserta, serta akan berlangsung di Surabaya pada 24-25 JUli di Hotel Bumi Surabaya, dan berakhir di Jakarta pada 31 Juli-1 Agustus 2010 di Balai Sidang Convention Center yang menghadirkan 12 ahli di bidang berbeda.
“Dengan respons dan masukan yang luar biasa dari konsumen, tahun ini bisa menyelenggarakan SPC di tiga kota, Yogyakarta, Surabaya, dan Jakarta. Acara ini diharapkan dapat menjadi wadah interaksi antara orangtua dengan berbagai pakar di bidang nutrisi, edukasi, psikologi, dan kesehatan anak sehingga orangtua dapat memperkaya pengetahuan secara terus menerus karena SPC memang berfokus khusus pada orangtua yang ingin mencerdaskan balita mereka,” papar Niken.
Salah satu stimulasi yang bisa diberikan orangtua terhadap buah hatinya adalah, memberi contoh perilaku yang baik, mendampingi anak saat menonton televisi, memberi bacaan mendidik, hingga pelajaran seks sejak dini.
Sani B Hermawan Psi, psikolog anak yang membawa materi tentang “Cara Cerdas Menjawab Pertanyaan Anak Soal Seks” mengatakan, “Zaman sekarang anak-anak mudah sekali terekspos dengan informasi terutama dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih akan banyak rentetan pertanyaan yang diajukan anak yang akan membuat orangtua terkejut dan tidak siap untuk menjawabnya. Misal dalam menjawab pertanyaan mengenai seks. Oleh sebab itu, orangtua harus belajar menjawab pertanyaan sesuai usia dan pemahaman anak.”
Lantas, kapan orangtua bisa memberikan stimulasi kepada buah hatinya? Menurut Dr Tria Rosemiarti, FFI Nutritional Manager, stimulasi yang tepat di masa emas anak akan lebih optimal jika dilengkapi dengan kebutuhan nutrisi yang tepat.
“Fase pertumbuhan anak dimulai sejak 28 hari pertama (masa pertumbuhan otak). Struktur otak dan fungsinya secara permanen dipengaruhi oleh asupan gizi sejak awal, jijka kekurangan nutrisi pada masa Golden Period, maka akan terjadi dampak negatif yang permanen pada perkembangan kecerdasan anak,” jelasnya.
Senada dengan Dr Tria Bobby Hartanto Mpsi, Brain Based Stimulation mengungkapkan, orangtua memiliki andil yang sangat besar untuk membantu mengoptimalkan masa emas anak.
“Golden years pada anak-anak merupakan masa yang penting untuk perkembangan otak. Tentunya agar otak berkembang dan mampu mengolah informasi secara optimal, orangtua harus memahami cara anak belajar, menyerap, dan mengolah informasi agar dapat memberikan stimulasi yang tepat,” imbuhnya.
Stimulasi pada anak, akan menciptakan anak yang cerdas, tumbuh kembang dengan optimal, mandiri, serta memiliki emosi yang stabil, dan mudah beradaptasi. Dan, salah satu langkah untuk memberikan stimulasi pada anak ialah, gerakan.
“Dengan prinsip utama ‘Gerakan sebagai pintu gerbang belajar’, Brain Gym menghadirkan gerakan-gerakan terintegrasi yang sederhana dan menyenangkan yang bertujuan untuk mengoptimalisasi perkembangan otak, sehingga potensi yang ada dapat ditarik keluar, khususnya di usia emas balita. Kondisi otak yang optimal membuat proses belajar lebih mudah dan menghilangkan hambatan belajar,” tandas Instruktur Brain Gym berlisensi internasional Ike R Sugianto Psi.
sumber : MSN ID
Read More